FMIPA UNTAD

Blog

  • Kuliah Umum Jurusan Biologi, FMIPA UNTAD

    photo 4photo 1 photo 2 photo 3

    Dokumentasi kuliah umum yang dilaksanakan oleh Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako. Kegiatan ini diikuti oleh semua angkatan mahasiswa yang msih aktif dari Jurusan Biologi.

  • Musyawarah Tahunan (MUSTA) IKAHIMKI XII

    IKAHIMKI didirikan atas kesepakatan bersama antar himpunan mahasiswa kimia seluruh Indonesia, pada tanggal 1 Februari 1989 di ITS (Surabaya) dan disahkan di Jakarta pada tanggal 1 Februari 1990 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan (menurut Anggaran Dasar).
    Sebanyak 32 Universitas dari Sabang sampai Merauke mengirimkan utusannya dalam Musyawarah Tahunan (Musta) XII Ikatan Himpunan Mahasiswa Kimia Indonesia (Ikahimki) yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (Himakim) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Himpunan Mahasiswa Kimia (Himaski) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad).

    Musta yang mengusung tema “Meningkatkan Eksistensi Ikahimki dalam Mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi” ini dibuka langsung oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE.,MS di Auditorium Untad pada Sabtu, 5 Oktober 2013.

    REKTOR Untad, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE. MS, memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan Musta XII Ikahimki, Sabtu (5/10). (FOTO: MUAMAR KADAFI/MT)

    Kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat (10/10) ini, terdiri atas tiga item kegiatan yakni, Seminar Nasional (Semnas) tentang Biomolekul Kelautan, Musta XII Ikahimki, dan Tour Wisata. Ada tiga pembicara ahli yang dihadirkan dalam Semnas yakni, Agus Haryanto, MS, perwakilan Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, Prof. Dr. Hanapi Usman, M.Si, Dekan FMIPA Universitas Hasanuddin, dan Saldyansah Effendy, S.Pi, MP, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Sulteng.

     ” Msyawarah Tahunan XII IKAHIMKI”

  • Studi Islam Intensif Mahasiswa Baru FKIP 2014

    20140906_093542Studi Islam Intensif (SII) adalah program rutin yang dilaksanakan setiap tahun di Universitas Tadulako. SII merupakan program dari UPIM yang disalurkan ke masing-masing Lembaga Dakwah Fakultas yang berjumlah 10 Fakultas, setiap Lembaga Dakwah memasukkan SII sebagai salah satu program kerja rutin tahunan.

    Pada hari Sabtu, (06/09/14) bertempat di Auditorium Universitas Tadulako Lembaga Dakwah Darul Ulum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyelenggarakan Grand Opening Studi Islam Intensif dengan mengangkat tema “Bersama Membangun Umat Terbaik Menuju Generasi FKIP Rabbani”

    SII FKIP dilangsungkan selama 2 hari, setelah Grand Opening keesokan harinya (07/09/14) barulah penerimaan materi untuk Akhwat bertempat di Auditorium Untad dan Ikhwan bertempat di Islamic Center dimulai pukul 07.30 – 17.30 Wita. Sebelumnya telah dilaksanaakan pembukaan SII di Lembaga Dakwah Fakultas MIPA dan Lembaga Dakwah Fakultas Peternakan dan Perikanan. Untuk minggu ini 3 Fakultas yang melaksanakan SII.

    Peserta SII khusus untuk mahasiswa baru FKIP 2014 yang terdaftar laki-laki sebanyak 252 Orang dan perempuan 819 Orang. Supriyanton selaku Ketua Panitia SII FKIP 2014 menyampaikan, “karena kemarin ada keputusan Rektor Universitas Tadulako menetapkan bahwa SII akan di-follow up kembali bersambung dengan monitoring, yang telah masuk 1 SKS mata kuliah Agama. Mata kuliah Agama 2 SKS, 1 SKSnya yaitu SII dan monitoring. Monitoring sendiri akan dilaksanakan selama 6 bulan, selain mahasiswa baru 2014 akan mendapatkan materi langsung dari Dosen Agamanya sendiri.”

    Kemudian mahasiswa Pendidikan Fisika tersebut melanjutkan “target Lembaga Dakwah Darul Ulum adalah semua Jurusan dapat mengikuti SII, tetapi MIPA, Bahasa Sastra dan IPS tengah melaksanakan HMJ, dan setelah dirundingkan dengan ketua jurusan, maka mahasiswa yang tengah mengikuti HMJ akan mengikuti SII pada gelombang ke-2. Gelombang pertama yang tengah berlangsung tanggal  6 -7 September 2014 dan gelombang kedua Insya Allah akan dilangsungkan pada 26 September 2014.” Sumber YL : untad.ac.id

  • Penutupan Ormik Mahasiswa Baru 2014

    _DSC0605

    Setelah selama empat hari masa Orientasi Akademik Mahasiswa Baru 2014 Universitas dilangsungkan, dan pada hari Kamis, (28/0814) bertempat di Lapangan Upacara Untad diselenggarakan serangkaian penutupan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru 2014 Universitas Tadulako.

    Adam Malik M.Sc. selaku Ketua Panitia Ormik 2014 mengucapkan terima kasih dalam petikan sambutannya kepada 150 Orang Pemateri. Kepada UKM dan kelembagaan baik tingkat Fakultas dan Universitas,  yang telah membimbing adik-adiknya sehingga telah siap untuk mengikuti akademik. Juga kepada Komisi Disiplin yang telah bekerja keras, sejak belum terbit matahari sampai terbenamnya matahari. Semua panitia Ormik yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Semua pihak yang telah membantu yang mungkin tidak sempat disebutkan satu-persatu.

    Upacara penutupan Orientasi Akademik Mahasiswa Baru 2014 Universitas Tadulako dihadiri oleh seluruh peserta Ormik, Dosen Pemateri, Dekan Fakultas-fakultas dalam lingkungan Universitas Tadulako, serta seluruh panitia Ormik 2014.

    Yang berkesempatan untuk menutup dengan resmi Ormik 2014 yakni Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Bapak Asmadi Weri, SH., MH. Sebelum menyampaikan sambutannya Warek III tersebut secara simbolik menyematkan Jaket Almamater dan Topi Universitas Tadulako kepada perwakilan Mahasiswa Baru 2014 yang menandakan Mahasiswa Baru 2014 telah diterima dengan resmi di Universitas Tadulako. Kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Mahasiswa Baru kepada masing-masing Dekan Fakultas yang berjumlah 10 Fakultas.Warek III menyampaikan “6.803 Mahasiswa Baru, 95% yang telah mengikuti Ormik selama 4 hari baik ormik yang dikoordinasikan Universitas dan Fakultas masing-masing. Artinya dari 95 % ini yang kemudian berhak mendapatkan Sertifikat Orientasi Akademik Mahasiswa dan sisanya akan mengikuti Ormik pada tahun 2015 akan datang.”Beliau juga menghimbau kepada seluruh Dekan Fakultas untuk mewajibkan kepada seluruh Mahasiswa Baru untuk mengenakan Jaket Almamater selama 1 tahun yang menandakan bahwa kita mencintai warna biru kita.

    Beliau juga menyampaikan beberapa titipan kepada seluruh Mahasiwa Baru, “pertama  karena kalian menimbah ilmu di sini, kalian harus menjadi anak-anak yang cerdas, cerdas pikirannya tapi juga cerdas juga spiritualnya dalam bahasa agama pikir dan dzikir, dua dimensi inilah yang kemudian menjadi kekuatan bagi anak-anakku dan itulah yang harus kalian rapatkan selama kuliah di Untad. Yang ke dua harus berlaku jujur,  jujur kepada diri sendiri apalagi pada orang lain. Dengan diri kita ini, kata jujur itu sangat langkah, maka kalianlah yang diharapkan untuk membawa spirit kejujuran ini pada hari-hari kalian dan pada masa akan datang. Yang ke tiga kalian harus menjadi anak-anak yang tangguh. Baru satu proses yang kalian lewati, proses Orientasi Akademik tetapi pada proses berikutnya kalian akan melewati beragam macam rintangan dan itu yang akan menjadi kekuatan bagi kalian dalam menimba ilmu di Universitas Tadulako, harus menjadi anak-anak yang tangguh bukan anak-anak yang cengeng. Selanjutnya yang harus menjadi perhatian kita semua bahwa Pemerintah hanya memberikan waktu 5 tahun untuk menimba ilmu di Perguruan Tinggi, setelah melewati 5 tahun atau 10 semester kalian  tidak akan dilakukan DO secara administratif, tetapi nama kalian dipanggkalan data di perguruan tinggi akan lenyap dengan sendirinya. Maka masa waktu 5 ini dipergunakan, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena setelah kita evaluasi ada diantara kalian ada yang menyelesaikan dalam kurun waktu 3 tahun 7 bulan. Selamat menjalani masa perkuliahan yang akan dimulai pada tanggal 1 September 2014.”

    Setelah menutup dengan resmi Orientasi Akademik Mahasiswa baru 2014 Universitas Tadulako Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan didampingi Ketua Panitia Ormik 2014  untuk  melepaskan baloon secara simbolis sebagai pertanda berakhirnya Orientasi Akademik Mahasiswa Baru 2014 Universitas Tadulako telah selesai. Pelepasan balon yang berwarni warni menandakan bahwa kita berbeda-beda tetapi tetap 1 jua dan setuju menggapai cita-cita setinggi langit. YL

  • Pembukaan Ormik Mahasiswa Baru Tahun 2014 dan EXPO UNTAD

    DSC_0481

    Setiap tahun ajaran baru sudah menjadi suatu kewajiban bagi suatu Perguruan Tinggi untuk mengenalkan Universitasnya kepada seluruh Mahasiswa Baru. Hal tersebut pun berlaku bagi Universitas Tadulako, maka diselenggarakanlah Orientasi Akademik Mahasiswa Baru Tahun 2014 Universitas Tadulako. Yang bertujuan agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami lingkungan kampus sebagai suatu lingkungan akademis serta memahami mekanisme yang berlaku didalamnya. Kemudian guna menambah wawasan mahasiswa baru untuk dapat menggunakan sarana akademik yang tersedia di perguruan tinggi dan mempersiapkan mahasiswa baru agar mampu belajar di perguruan tinggi serta memenuhi dan melaksanakan norma yang berlaku khususnya berkaitan dengan kode etik dan tata tertib mahasiswa. Serta untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa baru mengenai tanggung jawab akademik dan sosial yang tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

    Tema untuk Ormik kali ini yakni, “Dengan ORMIK 2014 Kita Wujudkan Insan Cerdas, Kreatif Dan Mandiri.” Diselenggarakan dengan metode sistem GUGUS, dimana jumlah Gugus disesuaikan dengan jumlah Fakultas di Universitas Tadulako, yakni 10 Gugus. Mahasiswa Baru peserta Ormik akan diberikan materi dari 150 Orang Pemateri tingkat Universitas. Dengan materi berupa :

    1. Peran dan status Mahasiswa serta karakter dunia Mahasiwa,

    2. Tata krama pergaulan Mahasiswa di kampus,

    3. Ketadulakoan / Jati diri Mahasiswa Tadulako,

    4. Belajar efektif di Perguruan Tinggi, dan

    5. Entrepreneurship.

    Pelaksanaan Ormik akan berlangsung selama 4 hari (25-28/08/14) yang diikuti oleh Mahasiswa Baru Untad sebanyak 6.803 Orang dari 10 Fakultas. Ormik Tahun 2014 dan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Tadulako Bapak Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir, SE. M.S.

    Dalam Sambutannya  Rektor Universitas Tadulako menyampaikan, “Berdasarkan data yang ada, Ananda semua berasal dari 33 Provinsi. Kalian semua  bersaudara setelah berketetapan hati menjadi Mahasiswa Universitas Tadulako, artinya Ananda sudah berkomitmen untuk membangun kebersamaan sebagai Mahasiswa dan sebagai keluarga besar Universitas Tadulako.”

    Beliau juga menambahkan “tahun ini ada berita yang menggembirakan bahwa sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2012 Tertanggal 9 Juni Tahun 2014 yang diUndangkan sejak Tanggal 12 Juni Tahun 2014 masa studi di Universitas Tadulako, Alhamdulillah maksimal 5 tahun. PERMENDIKBUD ini berlaku untuk semua, bukan hanya angkatan 2014 oleh karena itu dalam waktu singkat kita akan sosialisasikan bagaimana menghadapi PERMENDIKBUD ini agar anak-anakku semua melalui Presiden Mahasiswa dan Majelis Mahasiswa kita akan ajak mensosialisasikan peraturan baru ini.”

    DSC_0436Rektor juga menghimbau dan berharap agar kelak Mahasiswa Untad dapat menyelesaikan masa Studinya minimal tiga setengah tahun. Serta berharap tidak akan ada lagi tawuran antar sesama saudara, keluarga besar Universitas Tadulako.

    Dalam pembukaan Ormik Mahasiswa Baru Tahun 2014 yang berlangsung di halaman Upacara Untad, Rektor Untad dengan resmi pula membuka EXPO UNTAD yang merupakan Pekan Akademik dari Civitas Academika UNTAD, yang juga berlangsung selama 4 hari (25-28/08/14).

    Expo Untad tersebut merupakan serangkaian kegiatan dari  Dies Natalis ke 33 Universitas Tadulako yang bertujuan membangun kebersamaan Keluarga Besar Untad. Selain itu sebagai refleksi memberikan pertanggungkjawaban kepada publik tentang apa saja yang telah Untad lakukan selama setahun belakangan.

    Pekan Akademik ini juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lomba. Antara lain lomba olahraga, kesenian, kebersihan lingkungan dan eksibisi Expo Untad. YL

  • Jalan Santai Gembira Keluarga Besar Untad

    DSC_0277Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Dies Natalis ke 33 Universitas Tadulako, serangkaian kegiatan dilaksanakan, misalnya pada hari Sabtu (23/08/14) dilangsungkan Jalan Santai Gembira Keluarga Besar Untad beserta Mitra Untad dalam, dengan rute mulai dari gedung Rektorat menuju F. MIPA – F. Teknik – Pasca Sarjana – FKIK – Auditorium – F. Ekonomi – FKIP – FISIP dan finish kembali di halaman Gedung Rektorat.

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Lembaga, Biro, UPT serta seluruh keluarga besar Universitas Tadulako. Setelah jalan santai yang dimulai pada pukul 07.00 Wita dilanjutkan dengan pencabutan kupon hadiah. Selain jalan santai juga diadakan beberapa perlombaan antara lain lomba tarik tambang, balap karung dan motor lambat. Pemenang pada lomba tarik tambang yaitu juara 1 UPT. Natalita, juara 2 BAAK, juara 3 BMN dan untuk lomba balap karung juara 1, 2 dan 3 diraih oleh BMN. Pada lomba motor lambat untuk juara 1, 2 dan 3 juga dimenangkan oleh BMN.

    Dengan beragam perlombaan yang diselenggarakan menambah nilai kekeluargaan dalam lingkungan Universitas Tadulako sehingga dapat meningkatkan bhakti bagi kejayaan Nusa dan Bangsa yang telah ditorehkan selama 33 tahun, Perguruan Tinggi Universitas Tadulako Palu berdiri. Karena semua itu dapat tercapai semata-mata karena dari Sumber Daya Manusia yang aktif dan produktif dalam pembangunan Universitas Tadulako. (sumber : YL untad.ac.id)

  • Dies Natalis ke–33 Universitas Tadulako

    DSC_0242

    Berdiri sejak tahun 1981 dengan status Perguruan Tinggi Negeri yang berkedudukan di Kota Palu Sulawesi Tengah. Universitas Tadulako yang sebelumnya merupakan Perguruan Tinggi dengan status Swasta pada tahun (1963-1966) dan dalam kurun waktu 15 tahun Universitas Tadulako berstatus Cabang (1966-1981). Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri di Sulawesi Tengah, Universitas Tadulako telah melahirkan 45.467 alumni almamater Untad pada pelaksanaan Wisuda ke 75 pada tanggal 26 Juni 2014.    Pada hari, Senin (18/08/14) diselenggarakan Rapat Senat Akademik Terbuka Luar Biasa Dalam Rangka Dies Natalis ke–33 Universitas Tadulako yang dihadiri langsung oleh Bapak Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H. Longki Djanggola, M.Si selaku ketua kehormatan Dewan Penyantun. Selain itu juga hadir Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Kapolres Palu, juga Muspida Sulawesi Tengah, juga hadir ketua, wakil ketua dan anggota Dewan Pertimbangan, SPI, Dewan Guru Besar Untad, Komisi Senat Akademik Untad, seluruh Lembaga, Biro, UPT, Tenaga Pendidik, staf serta mahasiswa-mahasiswi keluarga besar Universitas Tadulako.  Dies Natalis yag diselenggarakan di gedung Auditorium Universitas Tadulako berlangsung khidmat, dalam kesempatan tersebut Rektor Universitas Tadulako, Bapak Prof.Dr.Ir. Muhammad Basir, S.E., M.S. dalam pidatonya menyampaikan, “ kita hadir di masa ini karena ada masa yang ditinggalkan oleh para pendahulu kita. Itulah sebabnya, saya senantiasa mengumandangkan terminologi “Lintas Generasi” yang bermaknakan bahwa bagi kita yang masih sehat dan menerima estafet kepemimpinan, hendaknya tidak mengabaikan dan melupakan generasi terdahulu yang masih memiliki semangat untuk berkarya. Kita harus bukakan ruang dan beri waktu bagi mereka. Jangan tutup pintu masuk untuk mengabdi dan jangan halangi derap langkah mereka untuk memberi pemikiran.”   Beliau juga menambahkan, “ setuju atau tidak, saat yang ada sekarang ini, perlahan tapi pasti, akan menjadi masa silam dimata generasi kita yang akan datang, dan masa silam dimata mereka, kita-kita ini ada di dalamnya. Menghargai orang tua adalah wajib hukumnya, dan didalam diri orang-orang terdidik bukan tempatnya untuk takabur, lupa sejarah, apalagi mendeskreditkan orang lain. Beliau pada masanya sungguh bersepakat agar Universitas Tadulako yang kelak menjadi obor penerang, lampu pemberi sinar, harus lahir dan bertumbuh di Bumi Tadulako tercinta. Modal semangat kebersamaan itulah, PTN yang bernama Universitas Tadulako ini akhirnya menjelma menjadi kenyataan yang mulai diperhitungkan di seantero negeri dan jagad. Dan detik-detik tanggal 18 Agustus 1981 itulah, yang kemudian kita peringati sebagai hari kelahiran Universitas Tadulako sebagai lokomotif kebjikan bagi pengembangan SDM berharkat, bermartabat, dan berkecerdasan.”     Upacara Dies Natalis yang bertemakan “33 Tahun Untad Hadir Dalam Karya Dan Bhakti Bagi Kejayaan Nusa Dan Bangsa” yang dihadiri Ketua Kehormatan dan Dewan Penyantun yakni Gubernur Sulawesi Tengah, berkenan menyampaikan sambutannya dan mengatakan, “saya bangga dan memberi apresiasi terhadap kemajuan Perguruan Tinggi Negeri Universitas Tadulako Palu, yang kian tahun terus mengalami perkembangan, baik dari kualitas pendidiknya maupun saran dan prasarana pendidikan, karena kita tahun bahwa sistem pendidikan adalah sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga Negara Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah untuk berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.” (Sumber :YL untad.ac.id)

  • Pencapaian Program Studi Matematika yang Luar Biasa, The Inspiration Gate of Problem Solving

    Mengawali semester genap 2013/2014 Jurusan Matematika (3/2) mengadakan gebrakan baru berupa dialog akademik yang melibatkan mahasiswa dan civitas jurusan serta fakultas. Dialog akademik oleh Prodi yang memiliki motto The Inspiration Gate of Problem Solving ini mengambil tema “Dialog Akademik Awal Semester Prodi Matematika Semester genap 2013/2014” yang dihadiri langsung oleh Wakil Dekan Akademik, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dosen-dosen jurusan Matematika dan 138 orang mahasiswa Matematika.

    Beberapa sambutan sebelum membuka kegiatan telah diutarakan oleh Ketua himpunan yaitu Jaya, Ketua Program Studi (PS) Matematika yaitu Dra. Rina Ratianingsih, M.Si, Ketua Jurusan Matematika yaitu Rais, S.Si, M.Si. Sebelumnya akhirnya kegiatan dialog tersebut resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas MIPA, Dr. Umrah, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa setiap problem bisa diselesaikan dengan perhitungan matematika. Hal tersebut dibenarkan oleh Ustad yang mengisi ceramah sesaat setelah kegiatan resmi dibuka. “Ketika orang-orang Romawi belum menemukan angka, ternyata orang-orang Islam juga sudah menemukannya”. Saya bangga bahwa orang-orang islam ahli dalam matematika. Kalau orang yang tidak tahu matematika, bisa-bisa shalat 2 raka’at dihantam 3 raka’at. Ini contoh yang simple,” kata Ustad yang kemudian disambut tawa oleh para peserta dialog. Dalam kegiatan tersebut juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan IP sempurna semester ganjil tahun 2013/2014. Dalam hal ini diberikan kepada Faisal Susanto dan Gatot Widodo angkatan 2012. Setelah beberapa agenda pembukaan selesai, dialog diambil alih oleh moderator yaitu Dr. I Wayan Sudarsana yang juga merupakan salah satu dosen di Jurusan Matematika. Mengawali dialog, beliau mulai memperkenalkan website matematika (matematika.fmipa.untad.ac.id) yang sudah berdiri beberapa bulan terakhir. Selain itu, dosen yang sudah menyelesaikan program doktornya tersebut mengajak seluruh keluarga matematika untuk menghayati Visi dan Misi PS Matemtika karena menurut beliau hal itu sangatlah penting. “Saya minta kepada kalian untuk menghayati visi matematika untuk kemajuan PS Matematika.” Ucap beliau.

    Dialog kemudian dilanjutkan dengan pembicara berikutnya yaitu Drs. Agus Indra Jaya, M.Sc yang juga merupakan Wakil Dekan Bidang Unum dan Keuangan serta dosen Matematika. Dalam dialognya, beliau mengutarakan tujuan kegiatan tersebut. “Tujuan hari ini yaitu akan memberikan dialog antara dosen dan mahasiswa. Membicarakan masalah yang sebelumnya agar tidak terjadi di masa yang akan datang. Memberikan cerita kepada peserta tentang masa kuliahnya terdahulu. Hubungan antara dosen dan matematika sangat menentukan. Prodi bisa menjadi baik bila ada kerjasama antara semua civitas prodi.” Dosen yang mengambil program Magister di Belanda tersebut mengharapkan bahwa dosen matematika bersedia untuk memberikan sepatah-dua kata untuk para peserta. Permintaan Wakil Dekan Bidang umum dan Keuangan tersebut disambut baik oleh para dosen dan mahasiswa. Setelah dialog diambil alih kembali oleh sang moderator, dialog kemudian diambil alih oleh salah satu dosen matematika yang juga merupakan dosen PS Statistika, Nureni, S.Si, M.Si. Dalam dialog pertamanya, dosen yang sangat ketat pada saat ujian tersebut memperingati kembali mahasiswa tentang ujian. “Saya itu paling ketat tentang ujian. Kalau ketahuan yang memberi dan diberi, hasil ujiannya saya tidak terima. Namun kalau tidak ketahuan, ya sudah.” Ucap beliau yang disambut tawa oleh peserta.

    Selain itu, beliau menyeteujui proses kedekatan mahasiswa dengan dosen namun harus dalam batas yang wajar. Beliau juga memberikan pesan kepada mahasiswa tingkat akhir untuk lebih memperhatikan tugas akhirnya. “Jangan nanti dekat di DO baru mau mencari dosennya. Tolong. Terkadang mahasiswa tidak pernah hadir, ketika baru mau sidang baru datang. Ada yang hari ini datang berikan tugas akhir, besok saya kembalikan, besok datang lagi. Ada yang saya kembalikan tugasnya, tapi 3 bulan baru datang kembali, tidak tahu darimana.” Diakhir dialognya, beliau kembali berpesan kepada mahasiswa untuk saling pengertian dengan dosen-dosen yang ada di jurusan matematika. “Kalau mau ujian atau mid, jika ada rasa sakit, tolong dipending rasa sakitnya. Tidak semua dosen punya kesibukan yang sama. Tidak ada mahasiswa yang nilainya saya kancing-kancing selama dia rajin.” Ucap beliau mengakhiri dialognya. Dialog pun terus berlangsung alot ketika memasuki sesi keluhan dan tanggapan. Keluhan mahasiswa berupa kegiatan ekstrakurikuler agar mendapat perhatian dari dosen-dosen, tindakan diskriminatif dalam versi mahasiswa, kekurangan fasilitas laboratorium, dan mahasiswa yang membawa nama PS Matematika ke kancah regional dan nasional agar diberikan dispensasi ujian susulan. Semua keluhan mahasiswa tersebut direspon positif oleh semua dosen, pejabat dalam lingkup PS, Jurusan, dan fakultas. Khusus untuk mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler akan diberikan dispensasi selama kegiatan tersebut dilakukan melembaga antara PS, jurusan dan fakultas demikian janji wakil dekan bidang kemahasiswaan yang disambut baik pula oleh jurusan dan PS Matematika. Dialog akademik tersebut berlangsung hingga pukul 16.30 WITA dan diakhiri dengan kesepakatan yang baik dan penuh kegembiraan antara mahasiswa dan semua dosen di Jurusan Matematika, kegembiraan tersebut sangat tulus walaupun panitia tidak menyediakan makan siang he he he….!. Dengan dialog solusi pun datang, tanpa harus “ bakar ban “ di jalan, Dialog yess demonstrasi Nooo. (DD/IWS).