{"id":3442,"date":"2021-12-16T19:22:31","date_gmt":"2021-12-16T11:22:31","guid":{"rendered":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/?p=3442"},"modified":"2021-12-16T19:22:31","modified_gmt":"2021-12-16T11:22:31","slug":"tim-mangrove-health-tester-untad-meraih-medali-emas-di-ajang-kompetisi-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/?p=3442","title":{"rendered":"Tim Mangrove Health Tester Untad Meraih Medali Emas di Ajang Kompetisi Internasional"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fmipa.untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2021-12-16-at-18.33.11-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3443\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tiga Mahasiswa dari Universitas Tadulako (Untad) berhasil\nmeraih medali emas pada kompetisi berskala internasional yaitu <em>World Young Inventors Exhibitio<\/em>n (WYIE)\nyang diselenggarakan oleh International Invention, Innovation &amp; Technology\nExhibition (ITEX), secara online di Kuala Lumpur Convention Center Malaysia\npada Senin \u2013 Selasa, 13 &#8211; 14 Desember 2021<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fmipa.untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2021-12-16-at-18.33.11-1-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3444\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Diketahui, WYIE adalah kompetisi internasional untuk\npenemu lokal hingga internasional serta penelitian para ilmuwan untuk\nmenyajikan penemuan dan inovasi mereka ke komunitas bisnis yang tertarik untuk\nmengkomersialkan penemuan unik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketiga mahasiswa tersebut yakni Dian Septiawati yang berasal\ndari Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat dan dua\nmahasiswa Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yakni Rafiqa\nWulandani dari Program Studi Fisika dan Khofifah Indah Pratiwi Syahrudin dari Jurusan\nBiologi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fmipa.untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2021-12-16-at-18.33.10-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3445\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inovasi mereka dengan judul Mangrove Health Tester:\nArduino-Based Mangrove Health Detection Innovation as The First Step in\nMitigating The Tsunami Disaster in Palu City, Central Sulawesi berhasil mengantarkan\nketiganya meraih medali emas di bawah bimbingan salah satu dosen jurusan biologi\nFMIPA Untad, Muh. Iqbal, S.Si., M.Si.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fmipa.untad.ac.id\/wp-content\/uploads\/WhatsApp-Image-2021-12-16-at-18.33.12.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3446\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Adapun Mangrove Health Tester ini merupakan alat untuk\nmemonitor kesehatan tanaman mangrove di substrat tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMangrove health tester ini fungsinya untuk mengetahui\npohon mangrove dapat tumbuh di suhu dan Ph yang sesuai. Menurut dosen\npembimbing kami, mongrove ini akan tumbuh di tempat yang sesuai substratnya.\nJika tidak, maka pohon tersebut tidak akan tumbuh. Sehingga dengan adanya alat\ntersebut diharapkan dapat memonitor mangrove yang ditanam di substrat tertentu\ndapat berkembang baik atau tidak\u201d Kata Rafiqa kepada Tim Media FMIPA Untad<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJadi di dalam alat tersebut ada beberapa sensor. Ada\nsensor suhu, sensor Ph, koordinat <em>Global\nPositioning System<\/em> (GPS) dan lintas air\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"\/\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide dasar inovasi tersebut berangkat dari permasalahan\ndi Kota Palu yang merupakan wilayah rawan bencana Tsunami. Tanaman mangrove\nmerupakan tanaman yang dapat meredam gelombang air ketika terjadi tsunami.\nSehingga perlu untuk dimonitor kesehatannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKarena Kota Palu terutama di teluk Palu ini rawan\ntsunami, kami berharap juga dengan adanya inovasi ini, masyarakat dapat menanam\ndan memonitor mangrove di pesisir pantai. Salah satu cara untuk mengetahui\nmangrove tersebut hidup dengan baik yakni dengan memonitor kesehatannya\u201d. Jelas\nKhofifah <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lanjutnya, ia mengatakan, dalam proses pengambilan\ndata penelitian dilakukan di beberapa tempat yakni di Kecamatan Tawaeli, Kota\nPalu sebanyak tiga kali dan di Wisata Hutan Mangrove Gonenggati, Kelurahan\nKabonga Besar, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala sebanyak empat kali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kesempatan yang sama, Khofifah salah satu\nanggota tim berpesan kepada teman-teman mahasiswa harus berani mencoba untuk\nmengikuti kompetisi dan menemukan lingkungan yang saling memberikan motivasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita mahasiswa, harus berani mencoba. Karena kita tidak\ntahu dibalik rasa tidak yakin itu, di situlah pintu kita untuk berkarya. Dan\nkalau bisa temukan lingkungan-lingkungan yang mendukung, kadang-kadang kita\njuga butuh teman yang mendukung untuk menumbuhkan motivasi dari dalam diri\nkita\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Rafiqa berpesan untuk tidak cepat\nmenyerah dalam mencoba dan mencari relasi yang membuat kita nyaman untuk\nberkembang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau saya yang pertama, jangan menyerah. Kami\nkemarin kan tidak lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa (PKM) sampai PIMNAS. Tapi setelah\nitu kami mencoba untuk ikut WYIE dan ternyata rezeki kami di situ. Jadi jangan\nmenyerah untuk mencoba. Selain itu, coba carilah relasi yang membuat kalian nyaman\nberkembang. Sehingga kalian bertemu dengan orang-orang bisa saling mendukung\u201d\nTutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Yan\/FMIPA)<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-gallery columns-0 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga Mahasiswa dari Universitas Tadulako (Untad) berhasil meraih medali emas pada kompetisi berskala internasional yaitu World Young Inventors Exhibition (WYIE) yang diselenggarakan oleh International Invention, Innovation &amp; Technology Exhibition (ITEX), secara online di Kuala Lumpur Convention Center Malaysia pada Senin \u2013 Selasa, 13 &#8211; 14 Desember 2021 Diketahui, WYIE adalah kompetisi internasional untuk penemu lokal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3443,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3442","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-update","post_format-post-format-gallery"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3442"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3442\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fmipa.untad.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}